Salim Pelukis Indonesia di Paris

 

Salim. Seorang pelukis kelahiran Medan Sumatera Utara 3 September 1908 dari seorang ibu kelahiran Batak dan Bapak asal Persia. Pada tahun 2008 usianya genap satu abad. Ia merupakan saksi zaman atas tumbuh kembang Indonesia.
Ia meninggalkan Indonesia pada usia 16 tahun. Tetapi ia beberapa kali balik ke Indonesia dan terlibat perjuangan kemerdekaan.
Ingatan tentang Indonesia bagi Salim adalah rapat-rapat pemuda pergerakan di Gedung Nasional di gang Kenari Jakarta Pusat. Bersama Hatta dan Sjahrir ia mengisi majalah organisasi bernama Daulat Ra’jat. Ia sebagaimana pengakuannya kepada Ajib Rosidi adalah orang yang berpikir secara Prancis tetapi berpaspor Indonesia. Di usianya yang senja (2008) fungsi tubuhnya melemah. Ia tidak mampu melukis lagi. Katanya, ” Satu-satunya yang saya inginkan saat ini adalah bisa melukis lagi. Seorang pelukis yang tidak melukis sama saja dengan pelukis yang sudah mati. Sumber data dan foto: Majalah Tempo edisi 19 Oktober 2008.
#pelukis #pulukisindonesia #salim #pergerakanpemuda #batak #persia#seni

0Shares
Muhajir Arrosyid
Dosen di Universitas PGRI Semarang. Penulis buku Soko Tatal dan kumpulan cerpen Di Atas Tumpukan Jerami. Penggiat di Simpul Gambang Syafaat Semarang dan Maiyah Kalijagan Demak.
Posts created 44

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.