Dr. Muhajir, S.Pd. M.Hum.

Do More

Bulan di Atas Hotel, Mendoan di Atas Meja

Purwokerto di penghujung bulan Juni. Saya duduk di teras Hotel Nava bersama teman-teman kantor sambil mengobrolkan kebudayaan Korea dan membandingkannya dengan kebudayaan Indonesia. Salah satu dari kami, Pak Arif Wibisono, baru saja lulus dari Korea. Bulan bundar menggantung di atas hotel. Lalu-lalang lalu lintas di sini tak serapat di Semarang. “Ada apa saja di Purwokerto?” […]

Penghormatan Untuk Kepergian Pak Kri

Sore hari (09/05), usai salat asar, HP saya berdering. Nomor adik saya, Hanifa, memanggil. Suaranya di seberang sana tidak jelas, terkubur oleh tangis. Saya hanya mendengar suara, “Mas, Mas.” Saat itu saya sudah tahu akan menerima kabar buruk. Saya mencoba menyiapkan hati untuk apa pun berita yang nantinya akan saya terima. Rupanya telepon diambil alih […]

Bismillah Alhamdulillah

Bapak ingin mengulang apa yang Bapak sampaikan tentang Al-Fatihah tadi sore. Al-Fatihah artinya adalah pembuka. Ada juga yang menamainya Ummul Kitab. Umm itu artinya tujuan, rujukan, atau sumber; itulah alasan mengapa seorang anak selalu mengikuti ibunya. Sebagai Ummul Kitab, ia menjadi rujukan karena seluruh isi kandungan Al-Qur’an nantinya akan merujuk pada Al-Fatihah tersebut. Ada pula […]

Salat

Salat Saya ingin menyampaikan tentang salat. Semoga bermanfaat. Salat adalah cara kita menyampaikan pesan. Jika pesan (permintaan) dari yang memiliki kedudukan di atas ke bawahan disebut amr atau perintah. Jika permintaan kepada orang selevel itu dinamakan iltimas. Permintaan dari yang berkedudukan rendah kepada yang tinggi itu disebut salat dan disebut juga doa. Salat adalah doa […]

Filsafat Penderitaan

Katamu Kang Joko dalam forum Maiyah Kalijagan Demak pada Jumat, 13 Februari 2026 tadi malam, penderitaan itu seperti kacamata kuda yang membuat jalan kita fokus ke depan, tidak melihat kiri kanan yang sering kali menggoda perjalanan. Penderitaan seperti kacamata kuda yang membuat kita lekas sampai pada tujuan. Penderitaan, katamu, adalah peleburan antara keinginanmu dengan kehendak […]

Ilmu Pelok

Pagi itu, saat aku memutar kunci motor AstreaGrand yang dibeli dengan sistem kredit pertama pada tahun aku diangkat menjadi guru tahun 1996, aku merasa ada sesuatu yang berubah—bukan di mesinnya, tapi di dalam diriku sendiri, seperti bunyi kecil yang lama kutahan akhirnya menemukan celah untuk terdengar. Motor ini sudah renta, sudah sakit-sakitan. Banyak komponennya telah […]

Jangan Ada Sisa di Piringmu

Hari Sabtu terasa relatif lega. Saya tidak pergi ke kantor, sehingga sebagian besar waktu dihabiskan di rumah. Sepulang dari masjid, sebenarnya saya berencana pergi ke alun-alun untuk berjalan kaki selama tiga puluh menit. Namun rencana itu batal karena hujan subuh ini turun cukup deras. Akhirnya saya hanya berolahraga ringan di dalam rumah. Seusai berolahraga, saya […]

Mimpi di Atas Sepeda

Pukul 06.00 WIB, langit di atas Sayung masih redup. Air menggenang di jalan, menutup ban sepeda motor. Truk yang melintas menciptakan kecipak. Mobilku berjalan perlahan menembus banjir. Di depanku, sebuah tronton merayap pelan; di belakangku, bus besar seakan meneror dengan klakson dan jarak yang terlalu dekat. Aku baru lepas dari kemacetan saat menyeberang melewati gapura […]

Mas Sab, Aku kaget dilut

Sore hari Ipnu mengirim pesan WA berisi video dan gambar-gambar Mas Sab mengenakan jas dan berdasi. Ia menandatangani berkas dan dilantik menjadi pejabat. Seketika aku telek-telek. Lama aku syok gak kuat mikir. Apo meneh iki. Ini pasti berdampak pada arek-arek Maiyah. Sejak saat itu sampai hari ini aku tidak membuka medsos baik youtube, fb, maupun […]

Jalan Pintas, Jalan Tikus, dan Jalan Alternatif

Seorang teman pernah mengomentari tulisan-tulisan saya di blog pribadi. Katanya, tulisan saya tanpa teori, tanpa rujukan, dan tidak mencerminkan saya sebagai intelektual dan akademisi. Komentar itu membuat saya berpikir: oh ya ya, mengapa bisa begitu? Padahal, ketika menulis secara akademik, tulisan saya justru penuh rujukan—bahkan satu kalimat bisa memuat lebih dari satu referensi. Setelah dipikir-pikir, […]

Sesungguhnya menunggu itu tidak ada

Pernahkah kamu mendengar pernyataan bahwa pekerjaan yang paling menjengkelkan adalah menunggu? Mungkin ada benarnya. Sebab itu pula orang dihukum atas kesalahan yang diperbuatnya dengan cara menunggu di dalam kurungan. Seseorang di dalam tahanan harus menunggu sampai tiba waktunya keluar. Ia membunuh waktu, menghadapi kebosanan, dan menahan frustrasi. Namun, ada juga orang yang justru menemukan cara […]

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.